8 Peran Guru Dalam Proses Belajar Mengajar

Teman saya semasa kuliah dulu, yang kecil mungil dan lucu, curhat melalui Facebook. 

"Kenapa aku merasa belum bisa menjadi guru yang baik? Belum bisa mendidik mereka menjadi lebih baik." 

Dalam curhat pendek dalam inbox Facebook itu, dia belum mengutarakan dengan jelas apa yang dimaksud dengan "tidak berhasil mendidik" itu. 

Mengajar dan mendidik, dua kata ini memang spesial untuk guru-guru. Kalau diurai akan banyak hal yang kita dapat dari dua kata ini.

Kata mengajar lebih dekat dengan transfer ilmu atau dengan istilah dangkal bisa kita katakan mengajar hanya memberi apa yang dipunya guru untuk disalin siswa. Pengertian yang terlalu sempit. Padahal peran guru dalam mengajar lebih dari itu. Setidaknya ada 8 peran guru ketika masuk ke dalam kelas yang saya kutip dari TKT Course karangan Marry Spratt dan kawan-kawan.

1. Sebagai Perencana (Planner)
Guru merencanakan dan mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelajaran yang akan dia berikan. Mempersiapkan aktifitas yang tepat untuk peserta didik yang tentu berbeda di dalam kelas.

2. Sebagai Pemberi Informasi (Informer)
Guru bertindak sebagai pemberi informasi secara detil tentang kegiatan yang dilakukan di dalam kelas.

3. Sebagai Pengatur (Manager)
Guru mengatur kegiatan rutin yang bisa dilakukan siswa sebagai pembiasaan. Misalnya, mengatur kelompok belajar dan mengatur kegiatan membaca.

4. Sebagai Pemerhati (Monitor)
Guru bertindak memperhatikan dan memeriksa kegiatan yang dilakukan selama pembelajaran. 

5. Sebagai Penggerak Kegiatan (Involver) 
Selama di ruang kelas guru memperhatikan dan melibatkan seluruh peserta didik dalam pembelajaran.

6. Sebagai Orang Tua/Teman (Parent and Friend)
Guru bertindak menyenangkan siswa ketika merasa tidak senang dan tertekan

7. Sebagai Pendiagnosa (Diagnostic)
Guru mencari tahu penyebab kesulitan-kesulitan dan memberi solusi

8. Sebagai Sumber (Resource)
Guru bisa digunakan siswa sebagai tempat meminta bantuan dan nasehat.

Mendidik punya arti yang lebih luas lagi dan banyak maknanya semisal memberi suri tauladan, memberi inspirasi, memberi semangat dan motivasi bahkan memberi suntikan moral kepada para peserta didik yang mengalami penurunan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Copyright (c) 2010-2016. sekolahoke.com