Benarkah Menjadi Pegawai Negeri Harus Memberi Uang Suap?

Benarkah untuk menjadi seorang pegawai negeri harus melakukan praktek suap? Apakah menyogok satu-satunya jalan menjadi PNS?

Sekelumit pertanyaan bagi mereka yang bercita-cita menjadi pegawai negeri sipil. Tapi berulang kali ikut tes CPNS, tak pernah lulus.

Lalu timbul tanda tanya, apakah gerangan yang membuat tidak bisa lulus? Karena nilai ujian jelek atau kursi sudah dipesan.

Kabar miring tentang suap menyuap dalam penerimaan PNS sudah lama terdengar. Sudah sejak jaman orde baru. Hingga kini orde reformasi.

Anehnya, tak ada yang mampu mengungkap. Konon harus menyediakan uang hingga 100 juta rupiah, itupun hanya kabar burung. Kabar dari mulut ke mulut setiap kali ada tes CPNS. Tak ada yang bisa menguliti bobroknya.

Tambahan lagi, banyak pula para PNS yang memang murni masuk tanpa uang sepeserpun. Membuat pihak yang ingin membuktikan menjadi keder duluan.

Akhirnya, isu suap menyuap menjadi kabar angin saja. Hanya pemberi suap, penerima suap, orang-orang terdekat, instansi penerima pegawai dan Tuhan sajalah yang tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Copyright (c) 2010-2016. sekolahoke.com