Selasa, 28 Februari 2012

Berapa Gaji Guru Honorer/Sukwan?

Berapa sih gaji guru honorer atau sukarelawan di sekolah-sekolah?

Saya ingin berbagi informasi kepada rekan-rekan yang berminat menjadi guru honorer di daerah. Mungkin saja anda baru saja lulus kuliah keguruan dan ilmu pendidikan dan mencari tahu berapa gaji guru honorer atau sukwan di sekolah.

Saya hanya menyempitkan ke daerah asal saya, Jember dan Bondowoso. Kedua daerah ini berdekatan dan hampir setara biaya hidupnya. Untuk daerah lain apalagi di luar jawa kemungkinan berbeda. Namun, saya anggap ini bisa mewakili dan menjadi prakiraan bagi anda.

Terdapat tiga model perhitungan gaji honorer/sukwan di sekolah. Model pertama dihitung setiap kali mengajar. Model kedua dihitung jumlah jam seminggu. Model ketiga dihitung harian.

Model pertama, dihitung setiap kali mengajar. 

Untuk daerah Bondowoso dan Jember, sekolah-sekolah di pondok pesantren membayar Rp 1500 per jam. 1 jam setara dengan 45 menit. Kalau anda mengajar 20 jam seminggu, maka anda dibayar Rp 30.000. Kalau sebulah berarti Rp 30.000 x 4 = Rp 120.000,- 

Bagaimana jika libur? Ya, tinggal kurangi aja berapa jam yang kosong. Kalau libur panjang, alamat nol tuh gajinya.

Model kedua, dihitung berdasarkan jumlah jam mengajar seminggu. 

Misalnya anda mengajar 24 jam seminggu maka gaji dikalikan jam seminggu tersebut. Lalu 3 minggu sisanya bagaimana? Ya gak ada bayaran.

Rata-rata sekolah di Jember dan Bondowoso membayar guru honorer perjamnya Rp 15.000. Kalau anda mengajar 20 jam seminggu, maka anda dibayar Rp 300.000 sebulan.

Enaknya model penggajian ini, anda tetap dibayar sebesar jumlah jam mengajar walaupun liburan panjang. Jika tidak ada libur, ya tetap dibayar segitu. Enak apa gak enak? Hmmm....

Model ketiga, dihitung harian.

Anda dibayar setiap kali anda datang ke sekolah. Kalau selama sebulan anda datang 20 kali, tinggal mengalikan dengan besaran nominal yang ditetapkan pihak sekolah.

Khusus daerah Bondowoso dan Jember, sekolah-sekolah menetapkan Rp 10.000 per harinya. Kalau anda masuk 20 hari, maka anda dibayar Rp 200.000.

Data yang saya paparkan adalah hasil pengamatan dan diskusi dengan beberapa guru honorer/sukwan baik di sekolah negeri maupun swasta di daerah Jember dan Bondowoso pada awal tahun 2012 ini.

Ada kemungkinan penggajian tidak seperti diuraikan di atas. Karena tidak ada aturan resmi tentang sistim penggajian  guru honorer/sukwan. Semuanya diserahkan kepada kebijakan sekolah masing-masing.

Bagaimana? Masih niat menjadi guru honorer?

Baca artikel lainnya



2 komentar:

The Dreamer mengatakan...

well.. agak sedih saya bacanya :((

kecil sekali yaa??? padahal menghabiskan setengah hari kerja (am I right?)

Moga gaji guru bisa lebih tinggi khususnya untuk yang 'bener-bener' ingin jadi guru.

FadliEha - sekolahoke.com mengatakan...

Iya bro. Bagi guru honorer yang dibayar sekolah, sangat mengenaskan. Tidak cukup untuk hidup sebulan.

Lain ceritanya kalau sudah guru PNS. Besaran gaji sudah ditetapkan pemerintah. Untuk yang golongan IIIA (lulusan S1), gajinya diatas 1,5 juta.

Makanya, kesenjangan makin terasa jika anda mengajar di sekolah negeri.

Poskan Komentar