Kisah Nyata Anak SMA Berhubungan Seks Demi Uang

"Pak, maafkan aku. Aku mengecewakan bapak. Aku butuh uang. Aku ingin cari teman kencan untuk dapat uang memenuhi kebutuhan hidup."

Demikian bunyi sms masuk ke hapeku. Nama yang tertera disitu adalah nama mantan murid SMP tempatku mengajar.

Sejak masuk SMA anak ini ikut bimbingan belajar Bahasa Inggris di tempatku. Anaknya cukup rajin dan bersemangat.

Namun memasuki kelas XI jalan hidupnya berubah. Ia harus putus sekolah karena biaya yang tak terjangkau. Sementara adik-adiknya masih kecil dan butuh biaya sekolah pula.

"Apakah kamu sudah yakin untuk melakukannya?" ku sms balik.

"Ya ragu sih. Tapi apa boleh buat. Aku tak punya pilihan lain. Selama ini bapak kan tahu kalau tidak ada tempat yang mau menerima aku bekerja hanya karena ijasah SMP saja. Aku stress pak!"

Aku menghela napas dalam-dalam. Tak tahu apa yang harus kukatakan. Bingung.

"Maaf sebelumnya. Apakah kamu sudah pernah melakukan hubungan seks? Apakah kamu tidak takut menanggung resiko?" ku melanjutkan sms.

"Aku sudah melakukannya tiga kali dengan pacarku, pak. Dan aku siap menanggung resikonya. Biarlah ku sudah rusak. Ku rusak sekalian," sms ini membuatku semakin miris.

Malam hari ada sms masuk lagi. Membuat hatiku seakan tersayat, "Pak, aku sudah melakukannya dengan seorang om. Dia bayar aku Rp 500.000."

Kisah nyata ini semoga menjadi pesan moral bagi orang tua. Anak adalah titipan sang Maha Kuasa. Jaga mereka baik-baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Copyright (c) 2010-2016. sekolahoke.com