Jumat, 22 Februari 2013

Cara Mengajar Les Tambahan Pelajaran Bahasa Inggris Persiapan Ujian Nasional

Pelajaran tambahan Bahasa Inggris diperlukan untuk mempersiapkan siswa mengikuti Ujian Nasional. Hal ini dilakukan agar siswa siap sebelum bertanding.

Lucu juga sih les atau tambahan pelajaran ini. Lucunya dimana? Kalau menilik tujuan pembelajaran Bahasa Inggris, tujuannya adalah agar siswa mampu berkomunikasi dalam Bahasa Inggris baik secara aktif maupun pasif. Ini kok malah digembleng untuk lulus ujian saja.

Bagaimana mengajar tambahan pelajaran yang efektif, enak dan nyaman bagi guru serta tidak bikin siswa stress? Berikut ini akan dipaparkan beberapa cara.

Mengenai efektif atau tidaknya, saya tidak bisa memberikan kesimpulan. Perlu penelitian untuk mengungkapnya.

Tunjukkan soal ujian tahun sebelumnya

Menunjukkan siswa bagaimana model soal tahun sebelumnya akan membantu siswa mempunyai gambaran seperti apa ujian nasional itu. Dengan demikian, mereka selangkah lebih siap mengikuti ujian.

Pilih tipe soal yang modelnya sama

Memilih tipe soal yan modelnya sama akan membantu siswa lebih fokus pada satu materi. Misalnya, pilih soal narrative text dari berbagai macam buku bank soal ujian nasional.

Ajarkan trik mengerjakan soal dengan cepat

Siswa perlu diajarkan bagaimana melakukan teknik scanning. Scanning berarti mencari informasi dari pertanyaan yang diberikan tanpa harus membaca teks secara keseluruhan. Siswa diajarkan cara memahami maksud pertanyaan dan mencocokkan dengan kata kunci yang ada dalam bacaan.

Selingi dengan kuis atau game

Ambillah beberapa kata yang ada dalam teks bacaan. Mainkan kuis atau game selama 10 hingga 15 menit. Ini berguna mengurangi ketegangan dan kebosanan. Kuis dan game ini juga berguna melatih daya ingat dan menebak arti kata dengan benar. Apa saja kuis atau game untuk kosakata Bahasa Inggris, simak di sekolahoke.com ini di KOLOM GURU >> TEKNIK MENGAJAR.

Tekankan drill daripada ceramah

Untuk kelas dengan siswa berjumlah banyak, kadang guru merasa kesulitan membahas soal. Ada siswa yang  memperhatikan, ada yang cuek, ada yang tidur. Mereka kesulitan karena masih menerapkan model  ceramah. Soal dijawab  bersama. Sebaiknya siswa dibuat berkelompok. Biarkan siswa bekerja dalam kelompoknya. Nantinya guru tinggal menunjuk ketua kelompok untuk menyampaikan hasilnya.

Baca artikel lainnya



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar