Cara Berhenti Kecanduan Merokok

Rokok adalah candu. Ketika anda menghisapnya, nikotin yang ada di dalamnya akan membuat anda ingin menghisapnya lagi. Lagi dan lagi. Dengan begitu anda telah kecanduan rokok.

Orang "bandel" bilang "gak ada orang mati karena rokok". Kalau mati langsung tidak ada. Mati perlahan? ada. Diserang paru-parunya dulu. Terus kena kanker sampai tak bisa tahu apakah dia masih hidup atau mati.

Terima kasih bagi anda yang membaca artikel ini karena niatan untuk berhenti merokok. Saya hanya ingin berbagi cara agar bisa cepat berhenti dari kecanduan rokok dari pengalaman saya sendiri.

Saya adalah perokok sejak bangku kuliah. Sekitar tahun 2001. Sudah lebih 10 tahun paru-paru saya berisi asap rokok.

Selama itu belum terasa hal yang aneh dengan tubuh saya. Menurut dokter karena tubuh manusia di bawah 30an masih dilindungi oleh hormon pertumbuhan makanya racun rokok masih kalah. Nanti kalau sudah jauh di atas 30an akan terasa reaksi negatifnya.

Walau belum terasa dampak negatifnya, terjadi beberapa perubahan di permukaan tubuh saya. Ada keriput di sekitar mulut, bibir kelihatan hitam, dan nafas sering tersengal-sengal jika jalan beberapa kilometer saja.

Yang lebih terasa sebenarnya gejala kanker (kantong kering). Duit Rp 8000 habis untuk dibakar untuk 2 hari. Hebatnya lagi dibakar untuk racun yang justru dihisap ke dalam tubuh.

Sering saya berandai-andai untuk berhenti merokok. Namun, keinginan itu sirna lagi begitu ketemu rokok. Apalagi di dalam saku masih tersisa beberapa batang. Dia akan terus mengepul. Malah tambah lagi.

Akhirnya, berawal dari sakit diare. Tidak akut sebenarnya. Tapi membuat saya harus terbaring di rumah selama 3 hari. Lemas tak berdaya. Mau berdiri susah. 

Selama 3 hari saya mengalami kehilangan nafsu makan. Saya hanya mampu makan 3 suap nasi tanpa lauk. Semua lauk seakan tak ada rasanya. Hambar.

Energi terkuras walaupun hanya untuk ke kamar mandi dan tidur saja. Tidak sempat memikirkan rokok. Tak ada gairah untuk merokok.

Dan tahukah anda "Saya sampai saat ini sudah tidak merokok lagi".

Apakah saya menyarankan anda untuk kena penyakit diare dulu lalu bisa berhenti merokok. Lho, tidak begitu hehehe...

Pertama, cara cepat berhenti merokok adalah mantapkan niat. Niat yang mantap adalah yang keluar dari dalam hati, dimantapkan dengan lisan, dan dilaksanakan dengan anggota badan.

Kedua, buang rokok anda sekarang juga. Jangan tunggu besok. Jangan tunggu sakit parah. Sekarang juga buang rokok anda. Buanglah seperti anda membuang musuh bebuyutan anda. Lemparlah seperti melempar orang yang pernah menyakiti hati anda dan sulit dimaafkan.

Ketiga, hindari sering berkumpul dengan orang merokok. Orang di sekitar mempunyai pengaruh kuat terhadap prilaku anda. Kalau anda masih sering berkumpul atau berduaan saja denga perokok, niscaya anda akan kembali lagi menjadi pecandu rokok.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Copyright (c) 2010-2016. sekolahoke.com