Bagaimana Cara Menghafal Kamus Bahasa Inggris?

Dewi, salah seorang murid saya, bertanya, "Bagaimana cara menghafal isi kamus, Pak?" Saya tertawa mendengarnya. Pertanyaan ini persis seperti yang saya tanyakan kepada guru saat masih duduk di bangku SMA. Apakah saya kemudian menghafalkan kamus? Tidak. Selain karena otak saya tidak sanggup menghafal seluruh isi kamus, saya merasa akan banyak kata mubazir karena tidak pernah digunakan untuk kehidupan sehari-hari.

Mari kita kembangkan pertanyaan tersebut. Apa manfaatnya menghafalkan kamus? Apakah kita mampu menghafalkan seluruh isi kamus?

Ada kemungkinan orang bisa menghafal isi kamus luar kepala. Contoh kongkrit, ada orang yang sanggup menghafal Al-Qur'an. Bahkan tahu detil isinya. Nah, pasti ada juga orang yang bisa menghafal isi kamus.

Masalahnya, kamus bahasa Inggris tidak sama dengan Al-Qur'an. Kamus bahasa Inggris selalu berubah. Dia berubah sepanjang manusia masih menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi.

Bahasa bersifat dinamis. Apa yang kita katakan hari ini, kemungkinan akan berubah arti beberapa tahun ke depan. Dulu orang mengenal kata "have" dengan arti mempunyai. Namun sekarang mempunyai banyak arti.

Apakah perlu menghafal isi kamus? Perlu. Karena akan membantu dalam meningkatkan kemampuan bahasa. Tapi, akan menjadi tidak bermanfaat kalau sekedar mengendap di kepala. Dia hanya akan menjadi sampah yang menyesakkan otak jika tak digunakan sebagai alat komunikasi.

Okelah, bagi kamu yang ingin menghafal kamus, silahkan menerapkan apa yang disarankan oleh guru saya dulu. Saya menerapkannya sekitar tiga bulan, lumayan banyak kata yang melekat sampai sekarang.

Gunakan model kartu.
Potonglah beberapa kertas hingga menjadi beberapa kartu berukuran mini. Tulislah 5 kata bahasa Inggris dan artinya di bagian belakangnya. Bawalah kemanapun pergi. Hafalkan sambil berjalan atau diwaktu kosong. Kalau bisa satu kartu untuk satu hari. Hari besok gunakan kartu baru.

Sering membaca teks bahasa Inggris dan memberi tanda.
Perbanyak baca teks bahasa Inggris. Beri tanda dengan stabilo kata-kata baru. Lalu cari artinya di kamus begitu selesai membaca.

Menulis di dinding.
Cara ini sempat saya lakukan ketika masih kos. Dinding tempat kos penuh dengan goresan-goresan pensil. Tapi saya tidak menulis langsung di tembok. Daripada kena marah si empunya kos, saya rela membeli papan untuk media corat-coret. Saya sempatkan menulis sehari 2 kata di papan tersebut. Saya pandangi ketika mau tidur dan bangun tidur. Bahkan melamunpun sambil lihat kata-kata tersebut.

Menulis buku harian.
Saya cowok. Tapi suka menulis diary. Ini atas saran guru saya. Katanya, kalau ingin cepat hafal kamus, saya harus menulis diary dalam bahasa Inggris. Nah, tema yang disukai anak muda melow kan tema cinta. Tentu saja saya menulis masalah cinta sebisanya.

"Today I met her. Her smile was nice. So sweet." Itulah beberapa kalimat yang pernah saya tulis di diary.

Salam Fadli Eha ~ Sekolahoke.com

2 komentar:

  1. klo nulis di buku harian, sma aja ya? hrus di cari kta" yg gatau gitu?

    BalasHapus
  2. nah dari situ kita jadi sering buka kamus. dengan sering membaca, membuka, kemungkinan otak lebih mudah mengingat.

    BalasHapus

Copyright (c) 2010-2016. sekolahoke.com